Jadi, gue pengen cerita seputar marriage life gitu sekarang. Pernah gak sih kepikiran hidup lo setelah nikah kayak gimana, bukan yg kayak di cerita2 bahagia but in real life, gue sering takut sama yang namanya ikatan, agak ke yang "gue gak suka lo ngatur2 gue". Terlebih gimana ya gue gak tertarik kalo ada cowo yg deketin chat-an kan gitu biasaa lah, but i have no idea kenapa kita harus selalu chat-an bosen boo gak tertarik samsek.
Sebagai manusia yang bebas dan berdiri sendiri, gue kadang bertanya2 kenapa di Islam harus menikah?????? Gue pengen punya anak but no with f relationship, why kita gak bisa having fun(?) tanpa sebuah ikatan. Oke, itu semua bisa dilakukan tapi di satu sisi gue percaya dengan adanya dosa, hell or heaven. Jadi, gimana tuh?ribet.
Coba lo bayangin, lo bertahun2 hidup dengan orang yang sama yang belom tentu nanti ke depannya dia "soulmate" lo. Gue gak pernah mau kalo gue nikah, gue berantem serius dengan suami gue dan anak2 gue tau, gue gak mau anak2 gue tertekan batinnya dengan keadaan RT gue dan suami. Emang gak melulu berantem, mungkin ada saat2 harmonis tapiii walaupun sedikit itu tetep bisa mengguncang jiwa anak2 nantinya, like me lol.
Maraknya kasus pembunuhan istri oleh suami juga memperburuk pemikiran gue soal marriage life, gila gak sih orang yg lo percaya di hadapan Tuhan buat membina rumah tangga *katanya* ternyata orang itu juga yg melakukan KDRT atau membuat nyawa lo hilang. Such a great life.
Sebenernya solusinya gampang: gausah nikah, adopsi anak, kelar, seharusnya. Tapi ini Indonesia bung dimana ketika lo memutuskan gak nikah dicap perawan tua atau cewe yg suka milih lelaki garis keras. Wow. Orang tua lo bakal diomongin/ditanya
"kenapa anaknya gak kewong padahal umur udh cukup"
"Pasti milih2 ya anaknya"
"Si itu aja udh punya cucu"
Wtf siapa yang peduli woy si anu udah punya cucu, gak ngaruh buat akhirat gue lol.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar