Haloo akhirnya gue nulis lagi, gue nulis ini karna gabut aja sih dan pengen ngeluarin uneg-uneg doang.
Ya kalau dibilang gue emang mendukung lgbt, karna gue sendiri udah terbiasa dengan keadaan seperti itu sejak SMA. Terus masuk kuliah gue sempet ikut lomba debat dan dapet tema tentang lgbt juga, dan gue juga penikmat manga/ff/film boy love.
Gue sering banget ngeshare kegiatan gue misal nonton film gay, atau foto gay couple di story instagram gue. Gue pure gak peduli sama sekali dengan reaksi orang yang ngeliat story gue itu, karna ini kan hak gue untuk memposting apapun yang gue suka. Betul apa benar? Hahhaa.
Di Indonesia sendiri sudah pasti ya hal kayak gini tabu, gak kayak di Thailand yang sudah cukup terbuka karna negara tsb yang memproduksi banyak film gay. Perlindungan terhadap orang-orang yang memiliki orientasi berbeda inipun di Indonesia masih minim sekali, persekusi, dijadikan bahan bercanda, dihina seolah mereka semua bukan manusia yang memiliki hati.
Jujur gue sedih sih liat orang-orang yang mencemooh "kaum pedang sama pedang" dll "homo jijik" padahal gak ada yang menjijikan sama sekali dengan itu. Menurut gue lo bisa menemukan bentuk mencintai versi lain dari mereka, dan itu soft sekali bagi gue pribadi. Bagi pasangan homoseksual di Indonesia memang tidak diizinkan menikah karna menurut uu perkawinan aja istilah perkawinan itu aja ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Mahaesa. Gimana mau nikah ya, orng nikah beda agama aja di Indonesia gak bisa lmao.
Gue gak begitu peduli kalau ada yang ngatain gue suka pasangan homo dll. Justru gue kadang melihat penerimaan itu setiap gue share di instagram, gue share di Instagram sebagai salah bentuk ingin memperlihatkan bahwa "gak ada yang salah dengan lo menjadi homo" "homo itu bukan sesuatu yang harus lo padang menggelikan"
Dan gue enjoy dengan kegiatan-kegiatan gue ini.