366 of 366

30/12/20

Hari terakhir di tahun 2020.

Banyak yang sudah terjadi di tahun ini bagi seorang Aira. Dimulai dari awal Januari dengan kegiatan KKN, kemudian bimbingan skripsi yang membuat stress dan marah. Penelitian skripsi, kemudian tiba-tiba korona menyerang Indonesia.

Wisuda online, ijazah belum diambil. Mencari kerja sulit. Selama pandemik malah bias KPOP yang bertambah. Tapi bersyukur tahun ini gaada sakit yang berarti kayak tahun sebelumnya (tipes), alhamdulillah masih waras gak terlalu sering menangisi hidup yang terasa suram.


3.32 am

24/07/20

Pukul 3.32 am kerjaanku memuja hasil editan yang ku edit sendiri sepenuh hati kemudian jadi wallpaper HP. Cinta BANGET!!!

JiRi

Yang Tersayang

08/06/20

Cuma ingin mencurahkan apa yang sedang dirasakan.

Kata-kata "jangan terlalu cinta sama orang lain, karna orang yg paling kamu cinta itulah kadang yg bisa memberimu rasa sakit lebih dalam" adalah kata-kata yang tadinya gue merasa biasa saja, tapi sekarang gue ngerti dan setuju sepenuhnya dengan itu.

Kadang kita terlalu banyak menaruh ekspetasi terhadap yang tersayang, apabila sikapnya ternyata tidak memenuhi ekspetasi kita perasaan marah dan kecewa timbul.

Kadang juga ketika kita lihat yang tersayang disakiti oleh orang lain baik verbal atau fisik, kita seakan ikut sakit dan hancur juga secara bersamaan.

Ketika ia bahagia kita ikut bahagia, melihatnya sedih turut bersedih, ingin melindungi, sakit, suka duka dialami bersama. Satu sama lain merasakan itu dengan kadar yang mungkin berbeda. 

Perasaan-perasaan semacam itulah yang sebenarnya gue hindari. Perasaan semacam lemah, sedih marah yang ditimbulkan dari yang tersayang. Dahulu gue ga pernah merasakan perasaan semacam itu yang cukup kuat, sehingga soal perasaan hampir jarang gue terlibat.

Dan sekarang ketika gue terlibat cukup dalam dengan perasaan semacam ini, gue sadar. Sakit, sumpah sakit banget kalau kita liat dia sakit/sedih. Tapi super duper bahagia liat dia senyum dan tertawa. Tidak seharusnya gue menggantungkan perasaan semacam ini ke orang lain, namun apa daya untuk saat ini gue belum bisa melawan. 

Gue putusin buat menikmati sakit yang membuat derai air mata mengucur, juga senang tak terkira yang datang menghampiri. 

Jimin to Jungkook

19/05/20


Jangan pernah sedih lagi ya, dik


"apa ini?"

"bunga"

"iya kak Jimin, aku tau ini bunga" Jeongguk memutar mata malas

"yaudah itu tau"

"dalam rangka apa?"

"biar kamu ga sedih lagi"

Jeongguk tidak membalas perkataan Jimin, sibuk memandangi bunga berwarna kuning ditangannya sambil tersenyum lebar.

"kamu senang?"

"senang, karna bunganya dari kakak"

"maaf ya kalau bunganya tidak seberapa"

"ini banyak tau kak" Jeongguk menatap Jimin kemudian melihat bunga yang ada di tangannya.

"Jeongguk, kamu harus tau, kalau kakak bisa kakak mau kasih semua bunga yang ada di dunia buat kamu"

"berlebihan"

"aku serius, kalau itu bisa terus membuat kamu tersenyum"

"terimakasih kak, tapi ini sudah cukup. Kehadiran kakak disampingku lebih dari cukup"

Jeongguk meletakan bunganya untuk masuk ke dalam dekapan Jimin.

(Opini) Cuap Cuap LGBT

05/05/20

Haloo akhirnya gue nulis lagi, gue nulis ini karna gabut aja sih dan pengen ngeluarin uneg-uneg doang. 

Ya kalau dibilang gue emang mendukung lgbt, karna gue sendiri udah terbiasa dengan keadaan seperti itu sejak SMA. Terus masuk kuliah gue sempet ikut lomba debat dan dapet tema tentang lgbt juga, dan gue juga penikmat manga/ff/film boy love.

Gue sering banget ngeshare kegiatan gue misal nonton film gay, atau foto gay couple di story instagram gue. Gue pure gak peduli sama sekali dengan reaksi orang yang ngeliat story gue itu, karna ini kan hak gue untuk memposting apapun yang gue suka. Betul apa benar? Hahhaa.

Di Indonesia sendiri sudah pasti ya hal kayak gini tabu, gak kayak di Thailand yang sudah cukup terbuka karna negara tsb yang memproduksi banyak film gay. Perlindungan terhadap orang-orang yang memiliki orientasi berbeda inipun di Indonesia masih minim sekali, persekusi, dijadikan bahan bercanda, dihina seolah mereka semua bukan manusia yang memiliki hati. 

Jujur gue sedih sih liat orang-orang yang mencemooh "kaum pedang sama pedang" dll "homo jijik" padahal gak ada yang menjijikan sama sekali dengan itu. Menurut gue lo bisa menemukan bentuk mencintai versi lain dari mereka, dan itu soft sekali bagi gue pribadi. Bagi pasangan homoseksual di Indonesia memang tidak diizinkan menikah karna menurut uu perkawinan aja istilah perkawinan itu aja ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Mahaesa. Gimana mau nikah ya, orng nikah beda agama aja di Indonesia gak bisa lmao.

Gue gak begitu peduli kalau ada yang ngatain gue suka pasangan homo dll. Justru gue kadang melihat penerimaan itu setiap gue share di instagram, gue share di Instagram sebagai salah bentuk ingin memperlihatkan bahwa "gak ada yang salah dengan lo menjadi homo" "homo itu bukan sesuatu yang harus lo padang menggelikan"

Dan gue enjoy dengan kegiatan-kegiatan gue ini. 

Park Jimin

16/02/20

"Jimin aku sayang banget sama kamu, bahagia terus ya soalnya bahagianya kamu bahagiaku juga"

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS