Me 2 Semester in Semarang

10/12/17

[Panjang bgt sepanjang krl 12 gerbong]

Semarang bukan sesuatu yg ramah untuk gue baik keadaan kotanya maupun org yg ada didalamnya. Manggarai-Tebet masih memegang satu2nya kilas kehidupan yg paling berarti bagi gue, banyak hal yg bisa gue pelajari 3 tahun bolakbalik depok-manggarai tiap pagi, entah hal seperti ketika gue lagi badmood dalam perjalanan menuju manggarai tiba2 ada nenek yg menanyakan sesuatu ke gue yg gue jawab malas-malasan tapi dibalas senyum dan ucapan terimakasih yg kemudian bisa membuat gue tiba-tiba merasa lebih baik atau perasaan senang sekadar ketika melewati lampu merah dan melihat pengendara motor tidak menerobos dan tidak melewati garis batas lampu merah, sesederhana itu.

Ucapan terimakasih ketika menuruni bis sekolah yg dibalas ucapan belajar yg rajin dari kenek yg membukakan pintu juga merupakan awal pagi yg sempurna. Atau melihat seorang lelaki yg selalu menaiki bis sekolah yg sama setiap pagi dan duduk disebelahnya, menyenangkan. Atau sampai di sekolah dgn orang-orang yg selalu mewarnai 3thn SMA dengan masa-masa paling indah di hidup gue. Atau dgn perasaan ketika sedang menunggu bis sekolah, datang seorang lelaki berseragam sama menawarkan untuk berangkat bersama.
Atau kaki yg lemas sehabis dibonceng motor manggarai-depok oleh seorang lelaki,
perasaan yg nyaman walau hanya bicara sesekali,
sampai sekarang masih selalu gue akui,
cuma lelaki itu yg bisa membawa motor dgn hebat tanpa ada perasaan cemas ketika menaiki.

Atau ketika selalu menunggu lelaki itu di manggarai tanpa dia tau hanya untuk memastikan bahwa dia bersekolah dan bahwa dia langsung pulang. Atau perasaan datang ke TU untuk memastikan kapan jadwal olahraga kelas dia. Atau perasaan ketika cabut ke kelas kosong kemudian sembunyi dibawah meja ketika ada suara langkah kaki. Atau ketika perjalanan ke lantai 4 terasa sangat menyebalkan. Atau perasaan jengkel dihari jumat karna tempat makan di kokas yg terisi penuh karna jam makan siang. Atau wangi studio Audi yg khas yg selalu disinggahi setiap jumat.

Masih banyak sekali atau-atau lainnya yg membuat hidup gue lebih berarti selama 3 thn belakangan dan gue belum menemukan perasaan2 seperti itu di Semarang dan gue ga berharap akan menemukannya juga. Gue cuma pengen cepet-cepet lulus dan get out dari Semarang, mendapatkan pekerjaan atau tempat tinggal di daerah Tebet atau setidaknya Jakarta, huh semoga aja.

Tidak ada komentar:

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS